Sudahkah Bisnis Kamu Punya ‘Business Plan’?

Sudahkah Bisnis Kamu Punya ‘Business Plan’?

Sabtu kemarin, 19 Januari 2019, bertempat di kantor Demuria, saya berkesempatan lagi untuk kasih mentoring ke temen-temen TDA Tangerang Raya. Formatnya KMB (Kelompok Mentoring Bisnis).

Memulai mentoring di awal tahun ini menurut saya adalah saat yang sangat tepat, karena di awal tahun ini biasanya masih fresh & lagi semangat-semangatnya untuk bikin ‘business plan’ untuk setahun ke depan.

Ini memang pertemuan mentoring pertama, tapi sebenarnya mentoring kali ini adalah pertemuan kedua karena bulan sebelunya sudah dimulai dengan pra mentoring meski dalam bentuk diskusi kecil & sebentar saja.

Oya, bagi yang belum mengetahui apa itu KMB, adalah sebuah program dari komunitas Tangan Di Atas (TDA), khususnya TDA Tangerang Raya. Sesuai dengan namanya, KMB adalah proses mentoring bisnis kepada member-member TDA dengan target supaya member tersebut segera bisa scale-up bisnis mereka. Proses KMB dipandu oleh seorang mentor, dimana mentor ini juga adalah member TDA yang bisnisnya minimal 1 level diatas mentee-nya.

Nah, pada mentoring kali ini agenda pertama adalah saling kenal lebih dalam tentang bisnis masing-masing peserta. Alhamdulillah peserta ada 4 orang (mestinya 5 orang tapi ada 1 yg berhalangan). Habis kenalan, dilanjutkan pemaparan tentang BMC (Business Model Canvas) pada bisnis masing-masing. Oya, BMC ini merupakan PR pada pra KMB sebelumnya.

Secara umum, dilihat dari BMC yang dipresentasikan, mereka sudah cukup paham dengan bisnis masing-masing. Kebetulan peserta KMB kali ini adalah yang level bisnisnya sudah beromset diatas 1 Milyar rupiah per tahun, jadi rata-rata sudah mengerti bisnisnya & tahu bagaimana mencetak ‘duit’ dari proses bisnisnya.
Jadi fase ‘ngomset’ alias mengejar omset udh mereka lalui, tapi mereka mulai merasa ‘stag’ bagaimana cara mengembangkannya menjadi lebih besar lagi. Nah, disinilah peran mentoring yg memang tujuan utamanya adalah belajar ‘How to Grow the Business’.

Suskes ‘ngomset’ bukan berarti akan lebih mudah melalui fase berikutnya. Karena fase berikutnya yang tak kalah rumit adalah membangun team, kemudian membangun sistem bisnis.
Banyak juga pengusaha yang berguguran pada fase ini, yg berdasarkan reset, hanya 20% bisnis yang sukses melaluinya & bertahan hingga tahun ke-5.

Nah, karena peserta sudah dianggap berhasil ‘ngomset’ & sudah memahami business model masing-masing bsinisnya, maka dilanjut ke materi ‘How to Grow your Business’ atau yangg sekarang lebih sering diistilahkan dg ‘scale-up your business’.
Materi scale-up dimulai dengan ‘menegaskan’ kembali visi bisnis masing2 peserta. Apabila masih bingung, maka pola benchmarking bisa dipakai untuk lebih mudah membuat goal/visinya. Contoh salah satu peserta yg jual baju anak online, saya minta cari bisnis serupa yang lebih gede, kemudian cari tahu berapa omsetnya & mau dicapai pada tahun ke berapa?
Trus misal mau dicapai dlm 5 tahun ke depan, maka musti di-breakdown dalam per tahunnya. Setelah breakdown dalam per tahun, lanjut breakdown per bulan & per harinya.

Finally, PR untuk peserta KMB kali ini adalah membuat Business Plan utk tahun 2019 & di-breakdown sampai per bulannya. Sedangkan komponen yang harus ada di business plan adalah :

  • omset per bulan
  • profit per bulan
  • jumlah karyawan
  • jumlah produk
  • jumlah cabang

Targetnya adalah para mentee memiliki business plan 2019 yang akan dijadikan sebagai panduan mencapai goal tahun ini.
So, bagaimana dengan bisnis Anda? Sudah adakah business plan nya?
Kalau belum, Anda musti bikin sekarang, mumpung masih awal tahun.

See you at the top 😊

.

Ditulis oleh Asyrof