Inilah Kisah Ummu Ruman Binti ‘Amir

Inilah Kisah Ummu Ruman Binti ‘Amir

Kisah Seorang Wanita yang Merupakan Bidadari Surga

Di antara para wanita yang dipersaksikan oleh sejarah dengan kemuliaan dan pujian adalah Ummu Ruman binti ‘Amir Al-Kinaniyyah, istri dari Abu Bakar Ash-Shiddiq, ibu dari Ash-Shiddiqah ‘Aisyah binti Abu Bakar dan Abdurrahman. Dia termasuk golongan orang-orang yang terdahulu masuk Islam, dia dan suaminya juga telah mempertaruhkan banyak hal di jalan Allah, dia berhijrah bersama sayyidah ‘aisyah dan sayyidah Asma’ dengan ditemani oleh sayyidina Zaid bin Haritsah.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah ra, dia berkata, “Ketka Rasulullah SAW hijrah, beliau meninggalkan kami (istri-istrinya) dan anak-anak perempuannya. Lalu setelah beliau menetap di Madinah beliau pun mengutus Zaid bin Haritsah bersama Abu Rafi’ maulanya, serta memberikan dua ekor onta dan lima ratus dirham yang diambil dari Abu Bakar untuk mereka gunakan membeli perbekalan yang mereka butuhkan.

Abu Bakar juga mengutus Abdullah bin Uraiqith bersama keduanya dengan dua ekor onta, lalu dia menulis surat kepada Abdullah bin Abu Bakar dan memerintahkan kepadanya untuk membawa serta ibuku Ummu Ruman, aku, dan saudariku, Asma’ istri Az-Zubair.”

Baca Juga :

Ada suatu riwayat yang menceritakan tentang keutamaan dirinya: Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَنْظُرَاِلَى امْرَأَةٍ مِنَ الْحُورِالْعِيْنَ فَلْيَنْظُرْإِلَى أُمِّ رُومَان

“Barang siapa yang ingin melihat wanita dari golongan bidadari surga, maka lihatlah Ummu Ruman.”

Sabda Rasulullah tersebut merupakan berita gembira baginya, penjelasan tentang keutamaannya dan pengorbanannya di jalan Allah. Dia meninggal dunia semasa hidup Rasulullah SAW yaitu pada tahun keenam Hijriyah. Rasulullah SAW turun ke dalam liang kuburnya dan memohonkan ampunan untuknya, seraya bersabda, “Ya allah, tidak ada yang tersembunyi dari-Mu segala perkara yang telah ditemui oleh Ummu Ruman demi membela Mu dan membela Rasul-Mu.”

Demikianlah sayyidah Ummu Ruman telah mempersembahkan banyak hal dan berkorban banyak hal sesuai dengan kesaksian Rasulullah SAW. (ir/kuliahislam)

Baca Juga :

Sumber : AQWAM Solo, Ummu Isra’ Binti ‘Arafah Bayyumi, 66 Muslimah Pengukir Sejarah