Inilah Doa Yang Dibacakan Untuk Orang Gila Atau Demam 2

Inilah Doa Yang Dibacakan Untuk Orang Gila Atau Demam 2

بسم الله الرحمن الرحيم

وروينا فى كتاب ابن السنى عن عبد الرحمن بن ابي ليلى عن رجل عن ابيه قال جاء رجل الى النبي صلى الله عليه وسلم فقال ان اخى وجيع فقال وما وجع اخيك؟ قال به لم قال فابعث به الي فجاء فجلس بين يديه فقرأ عليه النبي صلى الله عليه وسلم  فاتحة الكتاب واربع آيات من اول سورة البقرة وآيتين من وسطها وَإِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلرَّحۡمَٰنُ ٱلرَّحِيمُ ١٦٣ إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ وَٱلۡفُلۡكِ ٱلَّتِي تَجۡرِي فِي ٱلۡبَحۡرِ بِمَا يَنفَعُ ٱلنَّاسَ وَمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مِن مَّآءٖ فَأَحۡيَا بِهِ ٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٖ وَتَصۡرِيفِ ٱلرِّيَٰحِ وَٱلسَّحَابِ ٱلۡمُسَخَّرِ بَيۡنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلۡأَرۡضِ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ ١٦٤ حتى فرغ من الآية. البقرة . واية الكرسي وثلاث آيات من آخر سورة البقرة وآية من اول سورة آل عمران و شَهِدَ ٱللَّهُ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ وَأُوْلُواْ ٱلۡعِلۡمِ قَآئِمَۢا بِٱلۡقِسۡطِۚ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ ١٨ آل عمران. واية من سورة الأعراف ٤٥ : ان ربكم الله الملك الحق لا اله الا هو رب العرش الكريم, واية من سورة الجن :٣ وَأَنَّهُۥ تَعَٰلَىٰ جَدُّ رَبِّنَا مَا ٱتَّخَذَ صَٰحِبَةٗ وَلَا وَلَدٗا ٣ وعشر ايات من سورة الصافات من اولها وثلاثا من آخر سورة الحشر وقل هو الله احد والمعوذتين

Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Abu Laily berkata, “Seseorang datang kepada Nabi Saw dan berkata, ‘Saudaraku memiliki penyakit’. Beliau bertanya, ‘Apa penyakit saudaramu itu?’ Dia menjawab, ‘Akalnya tidak waras’, beliau berkata, ‘Bawa dia kemari’. Maka lelaki itu membawa saudaranya ke hadapan Rasulullah Saw. Rasulullah Saw membacakan surat al-Fatihah dan surat al-Baqarah ayat 163 dan 164, yaitu:

Baca Juga:

“Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan”.

-Kemudian ayat kursi dan tiga ayat terakhir dari surat al-Baqarah dilanjutkan dengan awal surat Ali Imran, lalu ayat 18 Ali Imran:

“Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.

Baca Juga:

-Kemudian surat al-A’raf ayat 54”

“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ´Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam”.

-Kemudian surat al-Mukminun ayat 116:

“Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) ´Arsy yang mulia”.

-Kemudian surat al-Jin ayat 3:

“dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak”.

-Kemudian sepuluh ayat pertama dari surat ash-Shaffat:

“Demi (rombongan) yang ber shaf-shaf dengan sebenar-benarnya, dan demi (rombongan) yang melarang dengan sebenar-benarnya (dari perbuatan-perbuatan maksiat), dan demi (rombongan) yang membacakan pelajaran, Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Esa, Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari, Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang, dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap syaitan yang sangat durhaka, syaitan syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru, Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal, akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang”.

Baca Juga:

-Dan tiga ayat terakhir surat al-Hisyr:

“Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

-Kemudian dilanjutkan surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Naas”. (HR. Ibnu Sinni). (ir/kuliahislam)

 

Sumber: Kitab al-Adzkar an-Nawawiyyah hal. 110, Daru Ihya’

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *