Inilah Dalil-Dalil Aqli Tentang Ilmu (4) – Ihya’ Ulumuddin

Inilah Dalil-Dalil Aqli Tentang Ilmu (4) – Ihya’ Ulumuddin

Lanjutan Dalil-Dalil Aqli/Akal Bagian 3

فأشرف هذه الصناعات الأربع بعد النبوة إفادة العلم وتهذيب نفوس الناس عن الأخلاق المذمومة المهلكة وإرشادهم الى الأخلاق المحمودة المسعدة وهو المراد بالتعليم

Yang paling mulia dari pekerjaan-pekerjaan yang empat ini setelah kenabian adalah memfaidahkan ilmu dan membersihkan jiwa manusia dari perangai yang tercela dan membinasakan, lalu menunjukkan mereka kepada perangai (akhlak) yang terpuji dan menjadikan bahagia, dan itulah yang dimaksud dengan pengajaran.

وانما قلنا ان هذا افضل من سائر الحرف والصناعات لأن شرف الصناعات يعرف بثلاثة أمور

Dan kami katakan bahwa pekerjaan mengajar ini lebih utama dari seluruh pekerjaan dan usaha karena kemuliaan pekerjaan itu dapat diketahui dengan tiga hal, yaitu:

Baca Juga :

إما بالإلتقات الى الغريزة التى بها يتوصل الى معرفتها كفضل العلوم العقلية على اللغوية اذتدرك الحكمة بالعقل واللغة بالسمع والعقل أشرف من السمع

  1. Adakalanya dengan menengok kepada naluri, yang dengannya sampai dapat mengenalinya seperti keutamaan ilmu-ilmu akal atas ilmu-ilmu bahasa, karena ilmu ini diketahui dengan akal sedangkan ilmu bahasa dengan mendengar. Sedangkan akal adalah lebih sempurna dari pada pendengaran.

إما بالنظر الى عموم النفع كفضل الزراعة على الصياغة

  1. Adakalnya dengan melihat kepada umumnya kemanfaatan seperti keutamaan pertanian atasa kemasan (Jawa, yaitu pertukangan emas).

وإما بملاحطة المحل الذى فيه التصرف كفضل الصياغة على الدباغة إذ محل أحدهما الذهب ومحل الآخر جلد الميتة

  1. Adakalanya dengan melihat kepada tempat pelaksanaan pekerjaan seperti keutamaan kemasan atas penyamakan kulit. Karena tempat pekerjaan yang satunya itu emas, sedangkan tempat pekerjaan lainnya kulit bangkai.

وليس يخفى أن العلوم الدينية وهى فقه طريق الآخرة انما تدرك بكمال العقل وصفاء الذكاء والعقل أشرف صفات الانسان كما سيأتى بيانه اذ به تقبل أمانة الله وبه يتوصل الى جوار الله سبحانه

وأماعموم النفع فلا يستراب فيه فان نفعه وثمرته سعادة الآخرة

Dan tidak samar bahwa ilmu-ilmu agama adalah mengetahui jalan akhirat, yang diketahui dengan sempurnanya akal dan jernihnya kecerdasan. Sedangkan akal adalah sifat manusia yang termulia sebagaimana akan datang penjelasannya. Karena dengan akal itulah manusia menerima amanat Allah, dan dengannya ia sampai ke sisi Allah Yang Maha Suci.

Baca Juga :

Adapun umumnya kegunaan maka tidak diragukan karena kemanfaatan dan buahnya adalah kebahagiaan akhirat.

وأما شرف المحل فكيف يخفى والمعلم متصرف فى قلوب البشر ونفوسهم وأشرف موجود على الأرض جنس الإنس وأشرف جزء من جواهر الإنسان قلبه والمعلم مشتغل بتكميله وتجليته وتطهيره وسياقته الى القرب من الله عز وجل

Adapun kemuliaan tempat, maka bagaimana samarnya?

Guru itu mengurus tentang hati dan jiwa manusia. Sedangkan makhluk yang paling mulia di atas bumi adalah jenis manusia. Bagian yang termulia dari tubuh manusia adalah hatinya. Sedangkan guru itu sibuk dengan menyempurnakan, membersihkan, mensucikan dan menuntun hati untuk dekat kepada Allah Azza Wa Jalla.

فتعليم العلم من وجه عباده لله تعالى ومن وجه خلافة لله تعالى وهو من أجل خلافة لله فان الله تعالى قد فتح على قلب العالم العلم الذى هو أخص صفاته فهو كالخزن لأنفس خزائنه ثم هو مأذون له فى الإنفاق منه على كل محتاج اليه فأى رنبة أجل من كون العبد واسطة بين ربه سبحانه وبين خلقه فى تقريبهم الى الله زلفى وسياقتهم الى جنة المأوى جعلنا الله منهم بكرمه وصلى الله على كل عبد مصطفى.

Mengajarkan ilmu itu dari satu sisi adalah ibadah kepada Allah Ta’ala. Dan dari sisi lain adalah khalifah Allah Ta’ala. Maka mengajar itu adalah karena sebagai khalifah Allah. Karena sesungguhnya Allah Ta’ala telah membuka atas hati orang yang berilmu akan ilmu, yang mana ilmu itu adalah sifat-Nya yang paling khusus.

Maka ia adalah seperti penjaga bagi gudang-Nya yang paling elok. Kemudian ia diberi izin untuk membelanjakan dari padanya kepada setiap orang yang membutuhkannya.

Derajat manakah yang lebih mulia dari pada keadaan hamba yang menjadi perantara antara Tuhannya Yang Maha Suci dan makhluk-Nya dalam rangka mendekatkan mereka kepada Allah dengan sedekat-dekatnya, dan menuntun mereka ke surga tempat tinggal?

Baca Juga :

Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan mereka dengan kemurahan-Nya, dan semoga Allah melimpahkan rahmat atas setiap hamba-Nya yang terpilih. (ir/kuliahislam)

Semoga Bermanfaat !!!

Sumber : Ihya’ Ulumuddin Juz 1 Halaman 14, Daru Ihya’