Sejarah Perjalanan Sunan Gunung Jati Dalam Berdakwah (2)

Sejarah Perjalanan Sunan Gunung Jati Dalam Berdakwah (2)

Dakwah Yang Dilakukan Oleh Sunan Gunung Jati Lanjutan sebelumnya: Pada saat Syarif Hidayat berdakwah di Gunung Sembung, beliau menjadi imam sekaligus guru mengaji, siang dan malam memberikan pelajaran dan nasehat kepada murid-muridnya. Dari pernikahannya dengan Nyai Kawunganten, lahir dua orang keturunan, yaitu Ratu Winaon yang menikah dengan Pangeran Atas Angin atau Pangeran Raja Laut. Putra …

Lanjutkan membaca →

Sejarah Perjalanan Sunan Gunung Jati Dalam Berdakwah

Sejarah Perjalanan Sunan Gunung Jati Dalam Berdakwah

Dakwah Yang Dilakukan Oleh Sunan Gunung Jati Usaha dakwah yang dilakukan oleh Syarif Hidayat sesuai tugasnya sebagai guru agama Islam, yang kemudian menjadi anggota wali mula-mula dilakukan di Gunung Sembung dengan memakai nama Sayyid Kamil. Atas bantuan Haji Abdullah Iman alias Pangeran Cakrabuwana, Kuwu Caruban, Syarif Hidayat membuka pondok dan mengajarkan agama Islam kepada penduduk …

Lanjutkan membaca →

Sunan Gunung Jati Dalam Pendidikan Dan Pengembangan Keilmuan

Sunan Gunung Jati Dalam Pendidikan Dan Pengembangan Keilmuan

Pendidikan Dan Pengembangan Keilmuan Kisah Syarif Hidayat menuntut ilmu diwarnai cerita-cerita absurd yang perlu penafsiran untuk mengetahui kebenaran historisnya. Dalam Sajarah Wali, Syarif Hidayat dikisahkan berguru kepada Syaikh Najmurini Kubro di Mekkah, mengambil tarekat Naqsabandiyah, tarekat istiqoi dan tarekat Syathariyah sampai mencapai makrifat sehingga Syarif Hidayat dianugerahi nama Madzkurallah. Demikianlah kisah Syarif Hidayat berguru kepada …

Lanjutkan membaca →

Sunan Gunung Jati, Asal Usul dan Nasab

Sunan Gunung Jati, Asal Usul dan Nasab

Sejarah Sunan Gunung Jati Sunan Gunung Jati adalah putra Sultan Hud yang berkuasa di wilayah Bani Israil yang masuk wilayah Mesir. Sunan Gunung Jati dikenal sebagai tokoh Wali Songo yang menurunkan sultan-sultan Banten dan Cirebon. Strategi dakwah yang dijalankan Sunan Gunung Jati adalah memperkuat kedudukan politis sekaligus memperluas hubungan dengan tokoh-tokoh berpengaruh di Cirebon, Banten, …

Lanjutkan membaca →

Gerakan Dakwah Sunan Kalijaga (5)

Gerakan Dakwah Sunan Kalijaga (5)

Pengaruh Besar Dakwah Islam Yang Dibawa Sunan Kalijaga Lanjutan sebelumnya: Saat Syaikh Malaya bertanya, apakah cahaya benderang melingkar mirip pelangi yang silih berganti itu wujud dari Dzat yang didambakan, yang merupakan hakikat al-Wujud Sejati? Nabi Khidir digambarkan menyatakan bukan! Sebab, yang didambakan tidak dapat dilihat, tidak berbentuk apalagi berwarna, tidak berwujud garis, tidak dapat ditangkap …

Lanjutkan membaca →

Gerakan Dakwah Sunan Kalijaga (4)

Gerakan Dakwah Sunan Kalijaga (4)

Pengaruh Besar Dakwah Islam Yang Dibawa Sunan Kalijaga Lanjutan sebelumnya: Adapun bait-bait selanjutnya dalam Suluk Linglung pupuh ini menggambarkan empat jenis cahaya (hitam, merah, kuning, putih) yang disaksikan Syaikh Malaya di dalam diri Nabi Khidir, yang masing-masing diberi penjelasan maknawinya. Kanjeng Nabi Kilir ngandika ris/ aja lumaku andeduluwa/ apa katon ing dheweke Syeh Malaya umatur/ …

Lanjutkan membaca →

Gerakan Dakwah Sunan Kalijaga (3)

Gerakan Dakwah Sunan Kalijaga (3)

Pengaruh Besar Dakwah Islam Yang Dibawa Sunan Kalijaga Lanjutan sebelumnya: Di antara Wali Songo, Sunan Kalijaga dikenal sebagai wali yang paling luas cakupan bidang dakwahnya dan paling besar pengaruhnya di kalangan masyarakat. Sebab, selain berdakwah dengan cara berkeliling dari satu tempat ke tempat lain sebagai dalang, penggubah tembang, pamancangah menmen (tukang dongeng keliling), penari topeng, …

Lanjutkan membaca →

Gerakan Dakwah Sunan Kalijaga (2)

Gerakan Dakwah Sunan Kalijaga (2)

Awal Dakwah Sunan Kalijaga Dengan Menjadi Dalang Lanjutan sebelumnya: Di antara berbagai lakon wayang yang lazimnya diambil dari epos Ramayana dan Mahabharata, salah satu yang paling digemari masyarakat adalah lakon Dewa Ruci, yaitu lakon wayang yang merupakan pengembangan naskah kuno Nawa Ruci. Lakon Nawa Ruci atau Dewa Ruci mengisahkan perjalanan ruhani tokoh Bima mencari kebenaran …

Lanjutkan membaca →

Gerakan Dakwah Sunan Kalijaga

Gerakan Dakwah Sunan Kalijaga

Awal Dakwah Sunan Kalijaga Dalam Babad Demak, dituturkan bahwa Raden Sahid adalah putra Adipati Wilatikta mengawali dakwah di Cirebon, tepatnya di desa Kalijaga, untuk mengislamkan penduduk Indramayu dan Pamanukan. Setelah lama berdakwah, Raden Sahid kemudian melakukan laku ruhani dengan melakukan uzlah di Pulau Upih. Setelah melakukan uzlah selama tiga bulan lebih sepuluh hari, laku ruhani …

Lanjutkan membaca →

Masa Muda Sunan Kalijaga

Masa Muda Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga Dalam Pengembangan Keilmuan Dan Pendidikan Kisah awal tokoh yang kelak dikenal sebutan Sunan Kalijaga ini dimulai dengan kisah mengenai masa mudanya yang diliputi kenakalan, dengan kegiatan-kegiatan tercela: suka berjudi, minum minuman keras, mencuri sampai diusir oleh orang tuanya yang malu dengan kelakuan putranya. Akan tetapi, dengan diusir, dia tidak menjadi baik, malah semakin …

Lanjutkan membaca →

Sunan Kalijaga, Asal Usul Dan Nasab

Sunan Kalijaga, Asal Usul Dan Nasab

Sekilas Tentang Sunan Kalijaga Sunan Kalijaga adalah putra Tumenggung Wilatikta Bupati Tuban. Sunan Kalijaga dikenal dengan tokoh Wali Songo yang mengembangkan dakwah Islam melalui seni dan budaya. Sunan Kalijaga termasyhur sebagai juru dakwah yang tidak saja piawai mendalang melainkan dikenal pula sebagai pencipta bentuk-bentuk wayang dan lakon-lakon carangan yang dimasuki ajaran Islam. Melalui pertunjukan wayang, …

Lanjutkan membaca →

Sistem Dakwah Sunan Bonang (3)

Sistem Dakwah Sunan Bonang (3)

Pendekatan Dakwah Yang Dilakukan Sunan Bonang Isi Primbon Bonang sejatinya lebih merupakan ikhtisar bebas dari kitab Ihya’ Ulumuddin karya Imam Ghazali dan kitab Tamhid karya Abu Syakur bin Syu’aib al-Kasi al- Hanafi al-Salimi. Pembahasan dalam primbon tersebut bersifat dialogis berupa tanya-jawab antara guru dengan murid, seperti contoh berikut: Bismillahirrahmanirrahim, wa bihi nasta’in alhamdu lillahi rabbil …

Lanjutkan membaca →

Sistem Dakwah Sunan Bonang (2)

Sistem Dakwah Sunan Bonang (2)

Tembang Macapat yang Termasyhur Dalam kidung Bonang Pendekatan Dakwah Yang Dilakukan Sunan Bonang Dalam berdakwah, Raden Mahdum Ibrahim dikenal sering menggunakan wahana kesenian dan kebudayaan untuk menarik simpatik masyarakat. Salah satunya dengan perangkat gamelan Jawa yang disebut bonang. Menurut R. Poedjosoebroto dalam Wayang Lambang Ajaran Islam (1978), kata “bonang” berasal dari suku kata bon + …

Lanjutkan membaca →

Sistem Dakwah Sunan Bonang (1)

Sistem Dakwah Sunan Bonang (1)

Pendekatan Dakwah Yang Dilakukan Sunan Bonang Menurut Babad Daha-Kediri, usaha dakwah awal yang dilakukan Pangeran Mahdum Ibrahim (Sunan Bonang) di pedalaman Kediri adalah dengan pendekatan yang cenderung bersifat kekerasan. Putra Sunan Ampel itu tidak sekadar dikisahkan merusak arca yang dipuja penduduk, melainkan telah pula mengubah aliran air sungai Brantas dan mengutuk penduduk suatu desa gara-gara …

Lanjutkan membaca →